Wed, 06 Jan 2010 - 09:36:57 WIBHand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau Flu SingaporePosted by : administrator
Category: Tips and Tricks
- Views: 657Zfr terinfeksi Flu Singapore atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD). Begitu kata dokter Ellen. Berarti ini kali kedua Zfr terjangkit penyakit tersebut. Dua hari terakhir kemarin memang suhu badannya naik turun, sebentar tinggi, sebentar normal lagi. Kemudian Zfr mulai mengeluhkan rasa sakit di area mulut. Dan hari berikutnya, muncul bintik-bintik merah di sekitar telapak tangan dan kaki. Tadinya saya pikir Zfr terkena cacar air, tapi setelah saya bawa ke dokter anak rupanya Zfr terjangkit Flu Singapore. Apa itu?
Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Penyakit Kaki, Tangan dan Mulut (PTKM) yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus RNA (Ribosa Nucleat Acid). Merupakan penyakit yang menular dan sering terjadi di musim panas. Umumnya menyerang di area padat penduduk dan menyerang anak-anak pada usia 2-10 tahun. Bisa juga menyerang ada orang dewasa, tetapi sangat jarang, karena orang dewasa lebih kebal terhadap enterovirus.
Masa inkubasi 2-5 hari. Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (faringitis), tidak ada nafsu makan, pilek, gejala seperti flu pada umumnya. Timbul bintik di mulut seperti sariawan pada lidah, gusi, pipi sebelah dalam. Terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu timbul ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata) ditelapak tangan dan kaki. Bisa juga timbul disekitar bokong.
Penularannya melalui jalur pencernaan dan saluran pernapasan, yaitu dari butiran ludah (droplet), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang seperti handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu.
PTKM memberi imunitas spesifik, namun anak dapat terkena PTKM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Penyakit ini umumnya akan membaik sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.
Pengobatan yang di perlukan:
- Istirahat yang cukup
- Pengobatan spesifik tidak ada, jadi hanya diberikan secara simptomatik saja berdasarkan keadaan klinis yang ada. Anatara lain:
- Antiseptik di daerah mulut
- Analgesik misal parasetamol
- Cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan karena demam
- Pengobatan suportif lainnya ( gizi dll )
Pencegahan PTKM adalah dengan menghilangkan kekumuhan dan kepadatan lingkungan, kebersihan (Higiene dan Sanitasi) lingkungan maupun perorangan. Cara yang paling gampang dilakukan adalah misalnya membiasakan selalu cuci tangan, khususnya sehabis berdekatan dengan penderita, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.

